3/14/2013

Lindungi TKI di Arab, Harus Gunakan Pendekatan Budaya & Agama


JAKARTA - Ketua PP Muhammadiyah Din Samsudin berkomentar mengenai isu perlindungan TKI di Arab Saudi. Menurut Din, harus ada pendekatan budaya dan agama selain pendekatan hukum.

"Seorang TKW membunuh tidak mungkin tanpa alasan yang mendesak, baik membela diri ataupun alasan lain. Maka pendekatan-pendekatan hukum ini harus dari lawyer yang agresif dan progresif sehingga jangan dilihat akibatnya saja, sebabnya juga harus. Ini akan berpengaruh pada putusan pengadilan," ujar Din di Gedung Caraka Loka Kemlu, Jakarta, Jumat (15/3/2013).

"Harus dilakukan pendekatan budaya danj pendekatan agama. Ini harus dari tingkat tinggi dari negara kita yang berhubungan dengan Raja Arab Saudi. Saya hakkul yaqin, kalau ini dilakukan, dampaknya besar sekali," papar Din.

Din mengakui, pembayaran uang diyat memang tidak dapat dilakukan secara terus menerus apalagi Indonesia sudah pernah mengucurkan dana sebesar dana Rp5 miliar. Pada akhirnya negara pun bisa saja kekurangan dana hanya karena masalah itu. Din memandangnya sebagai pemborosan.

"Jelas itu tetap tanggung jawab negara untuk melindungi warganya dan tentu akan sulit untuk dibebankan pada keluarga (pelaku)," imbuhnya.

Credit: okezone.com
By: Fathiya

ARTIKEL TERKAIT: