JAKARTA - Salah satu pendiri Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengaku memang di dokumen resmi pendirian Partai Demokrat dan di dalamnya memang tidak tercantum nama Susilo Bambang Yudhoyono sebagai pendiri.
Hanya saja, kata Sutan, nama SBY sengaja tidak dimasukkan untuk menghindari gesekan politik ketika itu. Memang nama Pak SBY tidak ada, betul. Tapi faktanya ada dua orang penggagas dan pendiri, pertama Pak SBY penggagas utama dan pendiri utama namanya SBY dan Vence Rumangkang. Yang satu ada dalam akte Pak Vence dkk, Pak SBY dititipkan dia no. 9," jelas Sutan saat dikonfirmasi, hari ini.
Sutan menjelaskan, ketika itu sudah hendak didaftarkan ke Kemenkumham. Hanya, ketika berkonsultasi dengan SBY, maka nama SBY dicabut dan tidak dimasukkan di akte resmi.
"Pada waktu itu Pak SBY tidak mau dimasukkan karena masih Menkopolhukam nanti dibuat sasaran tembak. Untuk strategi, kami tidak buat. Tapi faktanya dia (SBY) pendiri," tegas Ketua Komisi VII DPR ini.
Sutan menjelaskan, walau tidak ada dalam akte yang didaftarkan ketika Partai Demokrat mendaftar ke Kemenkumham, namun SBY tetap menjadi pendiri dan penggagas utama. Bahkan, sampai sekarang pun tetap demikian.
"Semua ideologi PD, Pak SBY yang buat. Gambar bendera Pak SBY, dan kami sempurnakan, selalu berkonsultasi dengan Pak SBY. Artinya beliau tetap memantau," jelasnya.
Sebelumnya, mantan Wakil Direktur Eksekutif DPP PD M.Rahmad mengungkapkan kalau SBY bukan pendiri Partai Demokrat. Dia mengaku memiliki dokumen terkait hal itu.
Credit: iyaa.com
By: fathiya
ARTIKEL TERKAIT:


