6/30/2013

Manik La Luna: Kewajiban Berhijab Itu Seperti Bayar Listrik







BANDUNG, muslimdaily.net - Dua tahun sudah Manik Purwakrisna memutuskan untuk berhijab. Dunia entertaiment yang belum welcome terhadap hijab menjadi salah satu penyebab tertangguhkannya putusan ini. 

Disampaikannya dalam Kajian Muda Bandung, Sabtu (15/6) bahwa keyakinan itu didapatnya setelah berdiskusi dengan temannya yang berprofesi sebagai drumer. "Saya kaget waktu teman saya yang drumer itu datang dengan berhijab. Pas ditanya soal rezeki, dia bilang oke-oke aja. Inilah salah satu hal yang menguatkan keyakinan saya untuk berhijab," kata vokalis La Luna ini.
Putusan berhijab juga sempat membuat Manik mengundurkan diri dari La Luna. Setelah dilakukan beberapa audisi, ternyata belum ada jenis suara yang cocok dengan kekhasan La Luna. "Saya juga sempat memutuskan untuk keluar karena hijab tidak cocok dengan band yang kami usung. Tetapi lama-lama justru malah teman-teman di band yang ikut berhijrah bersama saya. Kami memutuskan untuk tidak lagi menyanyikan lagu-lagu yang menceritakan cinta kepada manusia tapi lebih menyanyikan lagu-lagu yang positif," kata Manik.
Saat ditanya soal makna hidayah, Manik menjelaskan bahwa hidayah itu tidak datang dengan sendirinya. "Hidayah itu harus dicari. Kalau tidak dicari, mungkin keinginan saya untuk berhijab hanya keinginan biasa. Kalau hidayah dicari, akhirnya semakin yakin. Hidayah juga kehadirannya dengan macam-macam cara. Setelah dipikirkan ternyata dengan berhijab lebih cantik dan fashionable," tuturnya.
Hijab bagi manik adalah kewajiban yang tidak bisa diganggu gugat. "Pada awalnya saya juga lebih banyak menyangkal tapi ternyata itu adalah sebuah kewajiban, seperti kita wajib membayar listrik. Ketika listrik nggak dibayar, ya otomatis mati. Mungkin itu yang akan terjadi pada hidup saya," tambahnya.
Dukungan suami pun diakui Manik sangat berpengaruh baginya. Apalagi inspirasi yang diberikan oleh suaminya. "Saya dapat inspirasi dari suami. Ketika seseorang berhijab, dia tidak lagi membawa nama dia sendiri, keluarganya, dia sedang membawa nama Islam. Jadi, kepribadian, kelakuan saya harus mencerminkan sebuah nama yang berat ini, yaitu sebagai seorang muslim yang mewakili ummat Islam," ujar ibu yang sudah memiliki dua orang putra ini.
Setelah kehadiran hijab style di dunia fashion muslimah, La Luna yang awalnya dikira akan kehilangan pendengar justru mendapatkan segmen baru, yaitu perempuan-perempuan berhijab. "Setelah disampaikan bahwa La Luna sekarang vokalisnya berhijab, justru ada pendengar-pendengar baru yang dulu mungkin tidak mendengarkan La Luna. Itu mungkin hikmah yang paling besar buat kita," tutup Manik.[]

ARTIKEL TERKAIT: