WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat (AS) membela aksinya menyadap Uni Eropa (UE). Mereka menyebut aksi itu juga biasa dilakukan negara lainnya.
“Kami tegaskan AS mengumpulkan data intelijen seeprti halnya negara-negara lain,” sebut pernyataan Badan Keamanan Nasional AS, NSA, seperti dikutip Assoaciated Press, Senin (1/7/2013).
Aksi AS itu diungkap oleh majalah Der Spiegel. Intelijen AS disebut menyadap Kedutaan UE di Kota Washington dan New York. Mereka juga menyadap markas UE yang terletak di Kota Brussels, Belgia.
AS melakukan aksi mata-mata dalam proses negosiasi kerja sama dagang AS-UE. Pejabat UE menyatakan, skandal ini dapat mengancam keberlangsungan kerja sama ekonomi antara kedua belah pihak.
“Sesama rekan seharusnya tidak saling memata-matai,” ujar Komisioner Hukum UE, Viviane Redding.
“Kami tidak bisa melanjutkan kerja sama ekonomi jika kami merasa dimata-matai. Pemerintah AS harus menghapus rasa tidak saling percaya ini secepatnya,” lanjut Redding.
Source: okezone
ARTIKEL TERKAIT:


