Kematian tersebut menuai protes di Bihar. Menurut Ravindra Kumar, kepolisian India mengatakan penyelidikan forensik awal tersebut menemukan bahwa makanan telah siap dengan minyak goreng yang terkandung monokrotofos, senyawa organofosfat yang digunakan sebagai pestisida pertanian.
Menurut laporan forensik tersebut, pestisida ditemukan dalam minyak itu dengan konsentrasi lebih dari lima kali dalam pengunaan komersial.
"Hal ini sangat beracun, itu sangat beracun, dan oleh karena itu, harus diencerkan bila digunakan sebagai pestisida komersial," kata hakim Abhijit Sinha.
"Biasanya itu harus diencerkan lima kali. Jadi satu liter Monokrotofos dicampur dengan lima liter air."ujarnya.
Polisi mencurigai minyak goreng yang digunakan dalam makanan itu disimpan di wadah yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan pestisida. Polisi masih mencari kepala sekolah yang melarikan diri setelah kematian tersebut.
Organisasi Kesehatan Dunia menggambarkan Monokrotofos sebagai senyawa yang sangat berbahaya. (Reuters)
Sumber
ARTIKEL TERKAIT:

