Setidaknya 150 pasukan rezim Suriah tewas dalam pertempuran dengan
pejuang anti Assad dalam upaya merebut Khan al-Assal, sebuah kota utama
di provinsi utara Aleppo, kelompok pemantau mengatakan Jumat kemarin
(26/7).
Lebih dari 50 dari mereka yang tewas dibunuh oleh pejuang setelah
jatuhnya Khan al-Assal pada Senin lalu, sementara sisanya tewas dalam
bentrokan untuk mempertahankan benteng terakhir rezim di barat provinsi
Aleppo, kata Syrian Observatory for Human Rights (SOHR). Tiga puluh dari mereka yang tewas karena eksekusi dan pertempuran.Pejuang Suriah telah berbulan-bulan mencoba merebut Khan al-Assal, sebuah kota strategis yang terletak di bagian barat provinsi Aleppo. Kota ini akhirnya jatuh ke tangan pejuang pada Senin lalu. "Namun pertempuran terus berlanjut pada hari berikutnya," kata lembaga HAM itu.
Video amatir yang direkam oleh pejuang dan didistribusikan oleh SOHR menunjukkan puluhan mayat pasukan rezim di sebuah bangunan yang menjadi ajang pertempuran.
“Ini kuburan massal untuk tentara Bashar,” kata seorang pejuang anti Assad yang namanya tak disebutkan.
“Mereka adalah anjing-anjing Assad,” tambah juru kamera yang merekam situasi di lokasi kejadian.
Divisi Kesembilan pejuang anti Assad mengklaim bertanggung jawab atas upaya merebut Khan al-Assal dalam sebuah pernyataan video yang didistribusikan pada hari Senin. Namun rekaman yang didistribusikan pada hari Jumat kemarin oleh SOHR mengatakan Jabhah Al-Nusrah termasuk pejuang yang ikut merebut kota strategis tersebut.
ARTIKEL TERKAIT:

