Liputan6.com, Islamabad : Puasa mempunyai segudang manfaat untuk tubuh. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan, puasa bisa mengurangi kolesterol jahat dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Dalam penelitian di American Hospital Dubai, Kepala Intervensional Kardiologis Dr Omar Hallak mengungkapkan, selama berpuasa, pola makan dan kebiasaan makan akan menyebabkan perubahan di tubuh yang berdampak untuk kesehatan.
Seperti dikutip Pakistantoday, Rabu (10/7/2013), pada penelitian tahun lalu diungkapkan 37 relawan yang ikut penelitian memperlihatkan perubahan positif dalam kadar kolesterol sehingga jantungnya lebih sehat pada akhir penelitian.
Salah satu perubahan penting dalam kesehatan meliputi perubahan dalam kadar kolesterol dan perubahan jadwal makan yang diperkirakan mempengaruhi lipid atau kolesterol dalam darah.
Penelitian ini dilakukan dengan mengukur Body Mass Index (BMI), tekanan darah, dan profil lipid dua minggu sebelum awal Ramadan. Pengukuran kemudian diulang pada minggu keempat Ramadan diikuti pengukuran ketiga pada tiga minggu selesai puasa.
Studi menyimpulkan, rata-rata LDL atau kolesterol jahat menurun selama puasa. Sedangkan HDL (kolesterol baik) meningkat. Penurunan LDL ini sebanding lurus dengan penurunan penyakit jantung.
"Perubahan dalam kebiasaan dan pola makan selama bulan suci memiliki efek positif pada kolesterol meskipun peningkatan BMI," kata Hallak.
Ia mengatakan, untuk mengetahui kadar kolesterol sebaiknya periksakan sekali setiap lima tahun pada orang dewasa di usia 20 tahun dan lebih sering pada pria di atas 35 tahun serta wanita pada usia di atas 45 tahun.
ARTIKEL TERKAIT:


